UNTUK IBU
Pernah aku ditegur
Katanya untuk kebaikan
Pernah aku dimarah
Katanya membaiki kelemahan
Pernah aku diminta membanta
Katanya supaya aku pandai
Pernah aku merajuk
Katanya aku manja
Pernah aku melawan
Katanya aku degil
Pernah aku menangis
Katanya aku lemah
IBU ..........
Setiap kali aku tersilap
Dia hukum aku dengan nasihat
Setiap kali aku kecewa
Dia bangun di malam sepi lalu bermunajat
Setiap kali aku dalam kesakitan
Ada tangan dan semangat
Yang membuat aku bangkit
Dan kembali tersenyum
Namun ..........
Tidak pernah aku lihat air mata duka mu
Mengalir di pipimu
Begitu kuatnya dirimu
IBU ..........
Aku sayang pada mu
Tuhan ku
Aku bermohon padamu
Sejahterakan lah dia
Selamanya ..........
RINDU
Rasa yang kini kurasakan
Tak pernah bisa ku ungkapkan
hanya kesedihan yang berlinang air mata
Berharap bintang menghiasi malam
Sebuah khayalan yang menginginkan kenyataan
Tak pernah tahu kapan akan berubah
Begitulah rasa rinduku pada mu
Yang takkan habis walau malam bertemu pagi
Wahai kau yang disana, , , ,
Jadilah mentari yang selalu menemani pagi
Jadilah bintang yang selalu menemani sang malam
Dan jadilah bayangku yang selalu menemani setiap langkahku
NARKOBA
Narkoba ..........
Kau merusak generasi muda
Dengan bujuk dan rayu mu
Membuat semua remaja memakai mu
Kau yang buat kami terjerumus
Dalam racun mu
Tanpa hentinya kami menggunakan mu
Karena candu mu yang membuat
Kami tak bisa lepas dari mu
Kami tersiksa karena mu
Dan kami tidak bisa hidup tanpa mu
Saat kami ingin menjah dari mu
Narkoba ..........
Kau lah penghasut hidupku
Dan karena kau
Kami mendatangi kematian
Narkoba ..........
Bebas kan lah diri ku
dari kematian mu
BIMBINGAN
Sesungguhnya engkau tahu
Bahwa hati ini telah berpadu
Berhimpun dalam naungan cinta mu
Bertemu dalam kekuatan
Bersatu dalam perjuangan
Menegakan syariat dalam
Kehidupan
Kuatkan lah ikatannya
Kekarkan lah cinta nya
Tunjukan jalan-jalan nya
Terangi lah dengan cahaya mu
Yang tiada pernah padam
Ya .......... robbi bimbing lah kami
Lapangkan lah dada kami
Dengan karunia iman
Dan indahnya tawakal padamu
Hidup kan dengan ma’rifat mu
Matikan dalam syahid di jalan mu
engkaulah pelindung dan pembela
BAHTERA
Hembusan nafas mu
Pada awan di kayangan
Membuat mereka saling bercumbu
Dan melahirkan hujan
Geliat tari mu
Membelai rantingan dan dedaun
Memadu cinta putik dan benang
Walau diri tak pernah tersaksikan
Kau lempar debu ke udara
Kau terjang bahtera di samudra
Kau pintah bara yang menyala
Bila dirimu datang murka
KESEPIAN
Langit malam ini begitu kelam
Tiada bintang tiada bulan
Satu malam bersahutan
Menciptakan melodi kesepian
Aku terdampar dalam lamunan
Tak berkesudahan
Aku ingin lari, aku ingin pergi
Dari kerangka
Yang membelengkung
Tapi aku tak kuasa
Ada beban yang memasung langkahku
Aku hanya berdo’a
Semoga ada cahaya bintang malam ini
Yang menyinari aku
Dan membuat indah langit malam ini
MATAHARI , BULAN DAN BINTANG
Oh ,,,,,,,,,, pagi
Tak ku sangkan saatnya kita berpisah
Hati ku begitu sedih ..........
Saat mendengar kata-kata berpisah
Duhai siang ,,,,,,,,,,
Mengapa dadaku bergetar
Saat mendengar kata-kata itu
Wahai malam ,,,,,,,,,,
Hatiku terluka dalam
Mengapa kemaren kita di temukan
Dan akhirnya begini jadinya
Matahari ,,,,,,,,,,
Bulan , Bintang .........
Berikan kami jalan
Demi ketenangan hati ini tuk selamanya..........
TERIMA KASIH
Kupikir ..........
Setiap kata yang kau suratkan
Hanyalah omongan kosong
seperti yang sudah-sudah
Ternyata ..........
Dari sekian lama ku biarkan
Mengendap diruangku
Entah sampai kapan
Entah sampai tumbuhlah bunga-bunga kecil
Di gersang hati
Terima kasih ..........
Telah membuatku tertawa
Diantara segala pedih
Yang t’lah melumut
Terima kasih .....
Setelah sekian lama
Kuhentikan asaku
Terima kasih .....
T’lah mengisi kekosonganku
DALAM SENTUHAN DO’A KU
Tuahan ..........
Jika dalam tangisku aku terseduh
Jika dalam sedihku terjerit
Jika dalam kekecewa ku
Aku merana .....
Tuahan ..........
Ku mohon padamu
Izin kan lah aku merinduinya
Relakan lah aku menyampai
Setiap kata – kata kalimah mu.....
Ku mohon pada mu
Izin kan lah dalam
Setiap detak jantungku
Hiasi dengan sebuah nama
Relakan lah ku sinari dengan zikir dan do’a
DO’A UNTUK BUNDA DAN AYAH
Bunda , ayah .....
Aku dulu tak mampu jauh darimu
Begitu lemah ketika engkau disisiku.....
Aku cengeng
Aku manja
Sungguh , begitu sabar engkau
Menghadapi dan menguasai jiwa ku.....
Namun ......
Ketika aku beranjak remaja
Aku tidak mengerti lelahmu
Hanya tawa yang ku cari
Bahkan ketika dewasa
Tidak sedikit air mata
Jatuh melihat sikapku
Sungguh aku sadar ketika itu
Aku kerap meminta
Apa pun yang kau miliki
Bunda , ayah .....
Maafkan lah aku .....
Walau ku tahu pintu maaf mu
Selalu terbuka .....
KERINDUKU
Hari-hari ku lewati
Tanpa hadirmu disisiku
Saat engkau jauh dimata
Nzmun hatiku kan selalu dekat
Saat ini aku merindukan mu
Kasih sayang mu, keramahanmu
Setiap malam wajah mu terbayang
Wahai bunda ku sayang
Andai waktu dapat di putar
Ku tak kan sia-sia pengorbanan mu
Aku kan berusaha semampuku
Untuk buat mu selalu tersenyum
Oh .......... bunda aku kan selalu ingat
Atas jasa-jasamu padaku
Kelak ku bahagia kan mu
Karena aku menyayangimu bunda...........
CITA-CITA
Ku cari ..........
Ku kejar ..........
Ku damba sebuah cita-cita
Demi masa depan dan impian
Untuk menjadi seorang yang sukses dan berguna
Aku tidak akan menyerah
Untuk menggapa impian itu
Walapun aku harus melewati luasnya lautan
Dan samudra , akan aku lewati itu semua
Seperti karangan dilautan
Meskipun di terjang ombak dan badai
Namun akan tetap bertahan
Karena hidup adalah sebuah perjuangan
Untuk merahi impin itu
Demi kebahagian orang tua ku
Serta orang yang tercinta
Meskipun rintangan datang menghalang
Setiap waktu ..........
Sebuah cita-cita itu
Selalu ada di dalam hatiku ..........
KUPU-KUPU
Tubuhmu penuh dengan warna
Dan engkau tampa mempersona
Aku ingin seindah dirimu
Hingga semua orang mengkagumi mu
Sayap mu terbang kekiri dan kanan
Alatmu untuk menelusuri dunia ini
Dan ku yakin itu sangat menyenangkan
Dan aku ingin memiliki
Warna tubuh
mu yang indah
Dan hidupmu ditangkai bunga
Bisa menjadi penawar hati yang gundah
Pengantar senyum yang tiada duanya
Walau tubuhmu terlihat mungil
Namun kau sangat hebat
Ku ingin agar kau tetap kekal
Hingga kita bisa menjadi sahabat
Kupu-kupu yang indah
Engkau akan selalu ada
Kupu-kupu yang indah
Jangan pernah engkau hilang dari mata
Kupu-kupu yang manis
Tetapt lah terbang atas bunga-bunga
Dan pengibur siapa saja
Hingga tak ada duka dan tangis
PERASAAN KU
Menatap matahari yang berpijar
Sinarnya terlalu terang
Di bandingkan hatiku yang telah redup
Selamaku berjalan
Menyisiri setiap tepian hidupku
Ku rasakan ke sendirian yang mendalam
Untuk mencari setiap serpihan hastrat
Yang telah menghilang
Tersapu oleh nasib ragaku
Berbagai jiwa sili berganti
Melewati ke sunyian
Yang tidak merasakan
Kini ..... di balik tirai kelamaku
Engkau hadir di tengah kegelapan
Membawa sebutir sinar ke hidupan
Hariku membuka lebar
Untuk sinarmu
Yang telah menghangatkan jiwa
Dalam raga yang membeku
Terlampau cepat ku perpaling
AYAH
Sunyi sepi kini kurasakan
Tanpa hadirnya engkau disisiku
Hanya nasehatmu yang selalu ku ingat
Ku harus hidup tanpamu
Tuhan berikan aku kekuatan
Agar aku tegar dalam hidupku
Kini semua hanya tinggal kenangan
Disisi bayanganmu beriring do’a ku
Biarlah aku disini selalu berdo’a untukmu
Ayah aku rindu padamu
Biarkan aku disini menyayangimu selalu
Ayah aku rindu padamu ..........
ARTI HADIR DIRI MU
Ingin ku kembali pada usia itu
Usia dimana kumulai mengenalmu lebih dekat
Yang karena kedekatan itu membuatku
Semakin sayang padamu
Kiniku tahu semua tentangmu
Bahwa kau adalah seseorang
Yang mempunyai kepribadian unik
Pribadi yang tidak ku jumpai pada orang lain
Seiring berjalannya waktu
Perasaan itu mulai hilang
Entah mengapa , apa mungkin karena keakraban
Yang telah hidup di antara kita
Tapi hilangnya perasaan itu
Bukan berati aku berhenti
Mengagumimu...........
Tidak ada komentar:
Posting Komentar